KEEROM, USTJ – Program Studi D3 Farmasi dan Program Studi D3 Analis Kesehatan Universitas Sains dan Teknologi Jayapura (USTJ) berkolaborasi menyelenggarakan Program Pengembangan Kesehatan Masyarakat (PPKM) di Kampung Ifia-fia, Arso 11, Kabupaten Keerom. Kegiatan ini menjadi bentuk kontribusi kedua program studi dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai kesehatan melalui edukasi pemanfaatan tanaman herbal dan pelayanan pemeriksaan kesehatan.
Dalam kegiatan tersebut, Prodi D3 Farmasi memperkenalkan pemanfaatan tanaman lokal melalui dua tema utama, yakni pembuatan sediaan teh herbal dari daun ketapang (Terminalia catappa L.) yang diperkenalkan dalam konteks pemeliharaan kesehatan dan pengelolaan gula darah, serta pemanfaatan daun gatal sebagai bahan pembuatan semprotan pereda nyeri alami.
Melalui penyuluhan ini, masyarakat memperoleh informasi mengenai potensi tanaman yang tersedia di lingkungan sekitar serta pengolahannya menjadi sediaan herbal. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk menerapkan pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat.
Sementara itu, Prodi D3 Analis Kesehatan turut berperan melalui pelayanan pemeriksaan gula darah secara gratis bagi masyarakat yang mengikuti penyuluhan. Layanan ini memberikan kesempatan kepada warga untuk mengetahui kadar gula darah mereka sekaligus meningkatkan kesadaran tentang pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala.
Kolaborasi kedua program studi tersebut menggabungkan edukasi pemanfaatan tanaman herbal dengan pelayanan pemeriksaan kesehatan secara langsung. Pendekatan ini diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh informasi kesehatan yang lebih luas sekaligus mendorong perhatian terhadap kondisi kesehatan diri dan keluarga.
Pelaksanaan PPKM di Kampung Ifia-fia juga menjadi wujud keterlibatan USTJ dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat di wilayah Papua. Melalui sinergi antarprogram studi, kegiatan pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat diharapkan dapat memberikan manfaat nyata serta mempererat hubungan antara perguruan tinggi dan masyarakat.
USTJ terus mendorong pelaksanaan kegiatan yang menghubungkan ilmu pengetahuan dengan kebutuhan masyarakat. Melalui kegiatan seperti ini, perguruan tinggi diharapkan tidak hanya menjadi tempat pengembangan ilmu, tetapi juga hadir sebagai mitra masyarakat dalam membangun kesadaran hidup sehat.
Sebagai catatan, pemanfaatan tanaman herbal perlu memperhatikan keamanan, dosis, dan bukti manfaatnya. Teh daun ketapang maupun sediaan daun gatal tidak dimaksudkan untuk menggantikan pengobatan medis. Pemeriksaan gula darah juga perlu ditindaklanjuti dengan konsultasi tenaga kesehatan apabila ditemukan hasil yang memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.
Humas dan Kerja Sama USTJ